
Untuk meredam potensi kenaikan harga pangan menjelang akhir bulan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan, kembali menggelar berbagai program stabilisasi. Salah satunya adalah penyaluran subsidi minyak goreng, yang akan berlangsung pada 25 November di Kecamatan Pekalongan Timur dan Pekalongan Utara.
Dalam kegiatan ini, pemerintah menyiapkan 1.000 liter minyak goreng, untuk masing-masing kecamatan, dan akan dijual dengan harga subsidi 14 ribu rupiah per liter.
Kabid Ketahanan Pangan Dinperpa Ani Kusumaningrum kepada Radio Kota Batik menjelaskan, komoditas lain seperti beras mentik wangi organic, beras merah organic, dan beras medium tetap dijual tanpa subsidi.
Selain subsidi minyak, Dinperpa juga menyiapkan Gerakan Pasar Murah di Kelurahan Jenggot pada akhir November, dengan gula minyak dan telur, sebagai komoditas bersubsidi. Sementara beras SPHT dan produk KWT tetap dijual dengan harga normal.
Selain itu pada 21 dan 22 November mendatang, akan digelar Pasar Rakyat UMI, di Lapangan Mataram, yang juga menyediakan paket sembako murah bagi masyarakat. Rangkaian agenda ini diharapkan menjadi instrumen yang efektif, untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh kota Pekalongan., (Opix - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4965 |
Hits Hari ini |
: | 1491 |
Pengunjung Online |
: | 1 |