
Upaya memperkuat transparansi dan profesionalisme, dalam pengadaan barang dan jasa di Jawa Tengah terus digencarkan. Salah satu langkah konkret datang dari Ikatan Fungsional Pengadaan Indonesia atau IFPI Jawa Tengah.
Dengan menggelar rangkaian seminar dan bimbingan teknis terkait implementasi e-Katalog versi 6. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19 hingga 20 November 2025, di Ballroom Hotel Santika, Kota Pekalongan.
Ketua DPW IFPI Jateng, Muhlisin kepada Radio Kota Batik menjelaskan, penguatan kompetensi ini menjadi kunci untuk memastikan proses pengadaan yang makin kredibel dan akuntabel.
Hari pertama diisi seminar bersama narasumber dari LKPP, dan diikuti sekitar 200 peserta, yang merupakan para pelaku pengadaan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Mereka membahas perkembangan regulasi, dan tantangan pengadaan yang semakin kompleks.
Sementara pada hari kedua, fokus beralih pada bimtek implementasi e-Purchasing melalui e-Katalog versi 6. Tidak hanya pelatihan, peserta juga terlibat dalam mini kompetisi pekerjaan konstruksi. Ada 80 peserta yang mengikuti sesi ini, mulai dari penyedia jasa konstruksi, pejabat pengadaan, hingga fungsional pengelola pengadaan barang dan jasa.
Muhlisin berharap, rangkaian kegiatan ini mampu menguatkan kapasitas ASN dan para penyedia jasa, sehingga proses pengadaan di Jawa Tengah semakin terbuka, professional, dan sejalan dengan tujuan pengadaan nasional. IFPI Jateng menargetkan, lewat program kerja tahun 2026, kualitas pengadaan bisa naik satu level lebih kredibel dan transparan., ( Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4799 |
Hits Hari ini |
: | 94 |
Pengunjung Online |
: | 1 |