
Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang jatuh setiap tanggal 28 November, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan menggelar Kampanye Aksi Menanam Pohon Bersama. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Alumni SMA Negeri 1 Pekalongan (Askarlo) dan difokuskan di area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Dukuh, Kelurahan Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara.
Pemilihan lokasi TPST Dukuh sebagai titik penanaman bukan tanpa alasan. Lahan terbuka di area tersebut dinilai perlu dioptimalkan sebagai ruang hijau, sekaligus sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi potensi polusi yang mungkin muncul saat fasilitas pengolahan sampah mulai beroperasi. Penanaman pohon ini menjadi bagian dari strategi DLH dalam memperkuat fungsi ekologis kawasan tersebut.
Jenis pohon yang ditanam pun dipilih secara khusus, yaitu mahoni dan ketapang laut. Menurut Gunadi Wibowo, Ketua II DPP Askarlo Pekalongan, kedua jenis tanaman ini memiliki manfaat tambahan sebagai bahan pewarna alami batik. “Kami ingin mendukung batik ekologis dengan menyediakan bahan baku yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Kabid PPKL dan Pengelolaan RTH DLH Kota Pekalongan, Adi Usnan, menambahkan bahwa kegiatan penanaman pohon rutin dilakukan setiap hari Jumat di berbagai titik yang masih kosong. Ia menjelaskan bahwa penghijauan ini penting untuk memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Pekalongan. Saat ini, luas RTH baru mencapai 2,96 persen dari ideal 30 persen, sehingga diperlukan upaya berkelanjutan untuk mencapainya. (Opix - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4798 |
Hits Hari ini |
: | 2170 |
Pengunjung Online |
: | 1 |