
Lonjakan harga minyak goreng di pasaran hingga 17 ribu rupiah per liter membuat banyak warga Kota Pekalongan tertekan. Untuk meredam dampaknya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan subsidi minyak goreng di dua titik sekaligus, yakni Kecamatan Pekalongan Timur dan Pekalongan Utara, pada Selasa 25 November.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinperpa, Ani Kusumaningrum, mengatakan animo warga sangat tinggi. Masing-masing kecamatan mendapat jatah seribu liter minyak goreng bersubsidi, yang dijual hanya 14 ribu rupiah per liter.
Selain minyak goreng, warga juga bisa membeli beras tambahan seharga 75 ribu rupiah per paket isi lima kilogram.
Ani menambahkan, melaui program pangan murah ini diharapkan mampu menahan gejolak harga, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap bisa dijangkau warga, di tengah situasi ekonomi yang belum stabil.. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 3020 |
Pengunjung Online |
: | 1 |