
Memasuki musim pancaroba, Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas di Kota Pekalongan mencatat kenaikan pasien sekitar lima persen. Dua penyakit yang paling banyak muncul adalah ISPA dan diare, kondisi yang umum terjadi saat cuaca berubah cepat.
Kepala Puskesmas Bendan, dokter Aswina Azis Michroza, menjelaskan peningkatan ini bukan semata karena virus. Daya tahan tubuh yang melemah akibat perubahan suhu membuat masyarakat lebih mudah terserang penyakit.
Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan tubuh lewat pola hidup sehat. Sementara penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes cenderung stabil, berkat pemeriksaan kesehatan gratis yang terus berjalan.
Dalam menghadapi pancaroba, dokter Azis menegaskan, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat menjadi benteng utama. Mulai dari rajin mencuci tangan, makan bergizi seimbang, membatasi gula, istirahat cukup, hingga mengelola stres.
Edukasi kesehatan dilakukan melalui posyandu, pertemuan kader, hingga penyuluhan langsung kepada pasien. Ia memperkirakan tren kasus akan menurun setelah pancaroba berlalu, namun ISPA dan diare tetap perlu diwaspadai sepanjang tahun.
dr Azis mengingatkan, jika pola hidup sehat sudah menjadi kebiasaan, risiko sakit bisa ditekan secara signifikan.. (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 2 |
Total Pengunjung |
: | 4925 |
Hits Hari ini |
: | 106 |
Pengunjung Online |
: | 2 |