
Arah pembangunan Kota Pekalongan tahun depan mulai digariskan melalui pembahasan Program Pembentukan Perda atau Propemperda 2025. Rapat Paripurna di Gedung Diklat, pada Senin, 24 November, memuat sembilan usulan regulasi baru yang dinilai akan menjadi fondasi penting bagi berbagai sektor pelayanan publik.
Enam usulan datang dari legislatif atau DPRD Kota Pekalongan dan tiga dari eksekutif atau Pemkot setempt.Salah satu yang menonjol adalah Raperda Kota Layak Anak, yang dinilai penting untuk memastikan anak-anak di Pekalongan tumbuh dalam lingkungan aman dan terlindungi.
Ada pula usulan penguatan sektor UMKM dan koperasi, yang diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Seluruh usulan ini akan dibahas lebih dalam bersama pemerintah daerah, agar regulasi yang dihasilkan benar-benar bisa diterapkan dan memberi manfaat nyata.
Azmi juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam proses penyusunan Perda.
Dengan masukan publik, regulasi yang lahir diharapkan mampu menjawab kebutuhan warga dan mengarahkan pembangunan kota secara lebih tepat.. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4917 |
Hits Hari ini |
: | 138 |
Pengunjung Online |
: | 1 |