
Upaya memperkuat pengembangan batik ekologis di Kota Pekalongan kembali digencarkan . Melalui kolaborasi antara Palang Merah Indonesia atau PMI dengan Kemitraan , berbagai langkah strategis mulai disusun .
Salah satunya , penandatanganan kerja sama rumah livelihood serta pembahasan penyediaan bahan baku dan pemasaran batik ramah lingkungan . Kegiatan berlangsung di Markas PMI Jetayu , Selasa 25 November 2025 .
Ketua PMI Kota Pekalongan , Dwi Arie Putranto menjelaskan , kerja sama ini tidak hanya mendukung pemberdayaan ekonomi bagi para pelaku batik . Namun juga menjadi peluang untuk meningkatkan fasilitas PMI sebagai pusat layanan dan aktivitas masyarakat .
Saat ini , pembangunan Markas PMI di Kraton juga sudah mencapai lebih dari 80 persen . Gedung dua lantai seluas 800 meter persegi tersebut ditargetkan selesai akhir Desember tahun ini . Bangunan baru itu dirancang mengikuti standar Kementerian Kesehatan , sehingga lebih siap menunjang pelayanan kemanusiaan . Arie berharap , Markas PMI Kraton nantinya menjadi model fasilitas PMI yang representatif .
Sementara Markas PMI Jetayu akan terus dikembangkan sebagai pusat pelatihan dan program kolaborasi, termasuk pengembangan batik ekologis berkelanjutan , sebagai bagian dari komitmen menuju ekonomi hijau di Kota Batik ., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 2597 |
Pengunjung Online |
: | 1 |