
Lonjakan antusias pelaku usaha lokal mulai terasa , sejak Pemerintah Kota Pekalongan menerapkan sistem pengadaan barang dan jasa berbasis digital melalui e-Katalog versi 6 .
Sejak awal tahun 2025 , setelah Instruksi Presiden resmi diterbitkan , seluruh proses pengadaan kini diarahkan lebih terbuka dan mudah diakses oleh para penyedia barang dan jasa, terutama pelaku usaha daerah .
Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan Barang dan Jasa Ahli Muda Setda Kota Pekalongan , Ikoa Nuska menyatakan, penerapan e-Katalog versi terbaru ini berjalan lancar dan mulai membantu pelaku usaha lokal mendapat peluang yang lebih luas .
Pendampingan intensif terus dilakukan , salah satunya dengan membuka grup komunikasi WhatsApp , yang menghubungkan tim pengadaan , OPD , serta para penyedia . Melalui cara ini , setiap kendala teknis dapat langsung ditangani , dan informasi pembaruan regulasi bisa diterima lebih cepat .
Dalam sistem ini , hampir seluruh kategori kebutuhan pemerintah sudah tersedia . Mulai dari pengadaan makanan dan minuman , hingga peralatan kantor seperti laptop maupun printer .
Banyak penyedia lokal yang mulai bergabung , sehingga proses lebih transparan , harga lebih terjangkau , dan perputaran ekonomi daerah ikut berkembang .
Iko menegaskan , pendampingan akan terus digencarkan , agar OPD dan para penyedia semakin mahir memanfaatkan sistem e-Katalog versi 6 , sebagai bagian dari transformasi digital di bidang pengadaan barang dan jasa di Kota Pekalongan ., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4920 |
Hits Hari ini |
: | 2198 |
Pengunjung Online |
: | 1 |