
Memasuki akhir tahun , aktivitas musim tanam padi mulai ramai dilakukan para petani di Kota Pekalongan . Di sejumlah wilayah , persiapan lahan bahkan sudah berjalan sejak awal November , seiring kondisi cuaca yang mulai mendukung .
Namun , berbeda dengan daerah lain , para petani di Kelurahan Pringrejo , Kecamatan Pekalongan Barat justru masih harus menunggu . Genangan air rob yang kembali merendam lahan , membuat mereka belum dapat mengolah tanah apalagi mulai menanam padi .
Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura , Dinperpa Kota Pekalongan , Mohammad Karmani , menjelaskan genangan rob menjadi hambatan utama musim tanam di Pringrejo . Beberapa lahan masih tergenang cukup tinggi , sehingga alat pertanian tidak bisa masuk , dan proses olah lahan terpaksa ditunda .
Meski Pringrejo masih menunggu surutnya air , Karmani memastikan persiapan musim tanam secara keseluruhan di Kota Pekalongan tetap berjalan . Sebanyak 383 hektare lahan telah siap ditanami padi, dengan target pelaksanaan Desember hingga Januari .
Pemerintah juga menjamin ketersediaan pupuk aman dan mencukupi kebutuhan petani pada musim tanam kali ini . Situasi ini menjadi harapan besar bagi para petani di Pringrejo , bahwa setelah rob mereda , mereka bisa segera menyusul memulai tanam bersama wilayah lainnya . (Inez - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4798 |
Hits Hari ini |
: | 1985 |
Pengunjung Online |
: | 1 |