
Pemerintah Kota Pekalongan memastikan layana publik tetap menjadi prioritas, mekipun terjadi penyesuaian besar terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2026. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid, usai menghadiri siding paipurna DPRD, pada Kamis, 27 November.
Wali Kota menyampaikan seluruh perangkat daerah diminta untuk menyesuaikan anggaran, namun layanan kepada masyarakat tetap di pertahankan lebih optimal.
Menurut Wali Kota, beberapa sektor pelayanan publik tidak akan mengalami pengurangan anggaran, di antaranya layanan pendidikan, termasuk tunjangan guru, UHC (Universal Health Coverage), pelayanan administrasi kependudukan di Dindukcapil, layanan sosial di Dinas Sosial, dan sektor krusial lainnya.
Walaupun sektor pembangunan fisik memang harus mengalami pemangkasan, Namun pihaknya memastikan tetap melakukan pemetaan prioritas, terutama untuk wilayah yang rawan bencana seperti Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat yang kerap mengalami tanggul jebol dan banjir., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4948 |
Hits Hari ini |
: | 1574 |
Pengunjung Online |
: | 1 |