
Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, mulai bersiap memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap aman.
Melalui keterangan yang disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR, Taufik Kurniawan kepada Radio Kota Batik, bahwa Pertamina telah membentuk Satgas Pengawasan Khusus, yang mulai bekerja sejak 13 November 2025 dan akan berlangsung hingga Januari 2026.
Taufik Kurniawan menjelaskan, fokus pengawasan dilakukan di sejumlah titik yang diperkirakan, akan menjadi pusat lonjakan konsumsi BBM, terutama di ruas tol dari Brebes hingga Semarang. Di jalur ini, ada lima rest area mulai dari tipe C hingga tipe A yang menjadi prioritas pemantauan.
Untuk rest area tipe C, Pertamina telah menyiapkan mobil pengisian BBM, agar para pemudik bisa mendapatkan layanan secara cepat tanpa harus keluar jalur. Mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi, Pertamina juga menambah pasokan BBM dan elpiji sekitar 15 hingga 20 persen.
Menurut Taufik, stok yang dimiliki bahkan mampu menahan lonjakan konsumsi hingga lima kali lipat dibanding hari biasa. Meski begitu, evaluasi tetap dilakukan mendekati hari H untuk memastikan apakah pasokan perlu ditambah lagi atau tidak.
Secara rata-rata, konsumsi BBM harian di wilayah ini mencapai 4.500 hingga 5.000 metrik ton. sementara penggunaan gasoline berada di kisaran 12 ribu kiloliter per hari. Pertamina berharap langkah antisipatif ini bisa membuat perjalanan akhir tahun masyarakat, berlangsung lebih aman dan nyaman., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4946 |
Hits Hari ini |
: | 1762 |
Pengunjung Online |
: | 1 |