
Upaya perlindungan kesehatan perempuan di Kota Pekalongan, kini makin digencarkan dari fasilitas kesehatan paling dekat dengan masyarakat. Salah satunya di Puskesmas Bendan, Kecamatan Pekalongan Barat, yang melayani skrining HPV, terus diperluas sebagai bagian dari komitmen mencegah kanker serviks sejak dini.
Kepala UPT Puskesmas Bendan, dokter Azwina Azis Michroza menyebutkan, deteksi dini HPV bukan lagi sekadar pilihan, Tetapi menjadi langkah wajib, untuk melindungi perempuan dari risiko kanker serviks, penyakit yang sering kali baru diketahui, saat kondisinya sudah berat.
Menurut dokter Azwina, teknologi kesehatan saat ini memungkinkan analisis risiko, yang jauh lebih presisi. Mulai dari pendekatan genomic, biologi molekuler, hingga layanan lanjutan seperti tes IVA dan krioterapi, semuanya membantu menekan peluang penyakit berkembang ke stadium lanjut.
Azwina juga mengingatkan, pemeriksaan HPV cukup dilakukan setahun sekali, dan hasilnya bisa memprediksi risiko hingga lima tahun ke depan. Langkah ini dinilai lebih hemat biaya sekaligus jauh lebih efektif, jika dibanding harus menghadapi pengobatan intensif, saat kanker sudah muncul.
Selain deteksi dini, cakupan imunisasi HPV yang tinggi juga menjadi tameng penting. Karena itu, masyarakat khususnya kaum perempuan dan para orang tua diajak untuk, memanfaatkan layanan skrining dan imunisasi, yang sudah tersedia di Puskesmas Bendan., (Anto – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4844 |
Hits Hari ini |
: | 1706 |
Pengunjung Online |
: | 1 |