
Jelang akhir tahun 2025 Pendapatan parkir di Kota Pekalongan, tercatat cukup menjanjikan. Hingga bulan November ini, capaian Pendapatan Asli Daerah atau PAD, dari sektor parkir sudah menembus satu koma dua delapan miliar rupiah. Angka ini setara dengan delapan puluh tiga persen, dari target yang dipatok sebesar satu koma lima lima miliar rupiah.
Analis Kebijakan Muda Dinas Perhubungan Kota Pekalongan, Hari Putra Setiawan menjelaskan, target PAD parkir tahun ini naik lima puluh juta rupiah dibanding tahun sebelumnya.
Menurut Hari, sejumlah titik menjadi penyumbang terbesar pendapatan parkir diwilayahnya, di antaranya Jalan Hasanudin, Jalan Sultan Agung, kawasan Alun-Alun, dan Jalan Hayam Wuruk. Namun begitu, Dishub mencatat masih ada potensi parkir, yang hilang karena perpindahan pedagang dari pasar darurat di kawasan Pasar Sorogenen dan Pasar Patiunus.
Hari kepada Radio Kota Batik mengungkapkan, penurunan atau fluktuasi pendapatan parkir dipengaruhi beberapa faktor. mulai dari kebiasaan masyarakat yang kini lebih banyak berbelanja online. menurunnya aktivitas ekonomi di pusat keramaian, hingga cuaca yang sering membuat warga enggan bepergian., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4812 |
Hits Hari ini |
: | 617 |
Pengunjung Online |
: | 1 |