
Memasuki akhir tahun ini, wilayah Jawa Tengah mulai diguyur hujan, dengan intensitas yang semakin meningkat. Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Nurjanah menyampaikan, hujan di wilayah Jawa umumnya berada pada kategori normal, namun ada pula yang sudah berada di atas normal, khususnya Pekalongan bagian selatan.
Menurut Nurjanah, curah hujan di Pulau Jawa saat ini, dipengaruhi oleh angin monsun, yang menandai datangnya musim penghujan. Mulai Desember ini hingga Januari 2026, Jawa resmi masuk musim hujan.
Sementara puncak musim hujan di wilayah Pantura, diperkirakan akan terjadi pada Januari hingga Februari 2026. Secara umum, potensi curah hujan di Jawa Tengah, berada pada kategori normal, dengan rentang 201 hingga 500 milimeter per bulan, atau masuk dalam kategori menengah.
Namun ada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan lebih tinggi, mencapai 500 milimeter per bulan, yaitu Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Purworejo, Jepara, sebagian wilayah Kabupaten Pekalongan bagian selatan, Batang dan Pemalang.
Menghadapi musim penghujan ini, BMKG mengimbau masyarakat Pekalongan bagian Sleatan, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana, seperti banjir dan tanah longsor. untuk meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta selalu memperbarui informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 4578 |
Pengunjung Online |
: | 1 |