
Kesadaran dari orang tua terhadap pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak kini semakin meningkat. Hal ini terlihat dari menurunnya angka penolakan imunisasi di Kota Pekalongan sepanjang tahun ini.
Kepala UPT Puskesmas Bendan, dr. Azwina Azis Michroza menjelaskan, meski pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau BIAS sempat terkendala, karena kondisi kesehatan sebagian anak, namun cakupan imunisasi hingga Desember berhasil terpenuhi sesuai target.
Menurut dr. Azwina, perubahan sikap masyarakat ini menjadi sinyal baik, karena setiap orang tua mulai memahami, bahwa imunisasi adalah perlindungan kesehatan jangka panjang, bukan sekadar kewajiban program pemerintah.
dokter Azwina menyebutkan, imunisasi berperan penting mencegah anak, mengalami infeksi berulang yang dapat memicu stunting, menurunkan daya tahan tubuh, hingga menghambat kemampuan berpikir pada usia sekolah.
Azwina menegaskan, imunisasi merupakan hak anak yang wajib dipenuhi oleh orang tua. Penolakan imunisasi, dapat berdampak serius, mulai dari risiko kelumpuhan akibat polio hingga kematian akibat difteri.
Selain imunisasi dasar, Puskesmas Bendan juga terus memperkuat program imunisasi HPV untuk mencegah infeksi yang berkaitan dengan kanker serviks di masa depan.
Di akhir keterangannya, dokter Azwina mengimbau masyarakat, untuk memastikan setiap anak memperoleh imunisasi lengkap, sebagai investasi kesehatan sepanjang hayat., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 2 |
Total Pengunjung |
: | 4925 |
Hits Hari ini |
: | 2922 |
Pengunjung Online |
: | 2 |