
Inovasi ramah lingkungan yang dihasilkan dunia pendidikan kembali datang dari Kota Pekalongan. Melalui ide sederhana memanfaatkan limbah batik menjadi sandal hotel, Satuan Pendidikan Non Formal atau SKB Kota Pekalongan berhasil mencuri perhatian nasional.
Inovasi tersebut berhasil mengantarkan SKB Kota Batik, meraih Juara I Karya Inspiratif Layanan Pendidikan Kesetaraan pada ajang Apresiasi Video Inspiratif Tahun 2025. SKB Kota Batik mengungguli lebih dari 700 peserta dari seluruh Indonesia.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, kepada Kepala SKB Kota Pekalongan, Bonari dalam malam penganugerahan yang digelar di Jakarta.
Bonari kepara Radio Kota Batik menjelaskan, karya yang dipresentasikan dalam bentuk video ini melibatkan tujuh peserta didik, yang mempraktikkan keterampilan vokasional, sekaligus mengolah limbah batik menjadi produk bernilai ekonomi.
Lebih dari itu, sandal hotel yang dihasilkan telah memiliki calon pasar, menyusul kerja sama yang mulai dijajaki dengan Hotel Namira Pekalongan.
Bonari menyebutkan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendidikan kesetaraan mampu melahirkan generasi kreatif, yang tidak hanya berkarya, tetapi juga berkontribusi pada penyelesaian masalah lingkungan dan menciptakan peluang usaha baru.
Bonari berharap, dengan prestasi ini menjadi inspirasi bagi para pendidik, dan peserta didik untuk terus menciptakan inovasi, yang bermanfaat bagi masyarakat., (Adam- Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 2599 |
Pengunjung Online |
: | 1 |