
Dunia otomotif pelajar di Jawa Tengah diperkirakan bakal semakin kompetitif. SMK Syafi’i Akrom Pekalongan bersiap menjadi tuan rumah ajang Ma’arif Jateng Otocontes 2025, yang akan digelar pada 13 Desember mendatang.
Gelaran ini bukan hanya soal kontes modifikasi motor, tetapi menjadi ruang pembuktian bahwa siswa SMK, punya kemampuan nyata yang siap dilirik dunia usaha dan industri otomotif.
Ajang Otocontes akan mempertemukan pelajar SMK, dan pecinta modifikasi dari berbagai daerah. Para peserta akan beradu kreativitas mulai dari pengecatan, desain modifikasi, hingga detail artistik yang menguji keterampilan bengkel.
Koordinator Otocontes, Taufiq Rohman menjelaskan, kompetisi ini merupakan pengembangan dari kerja sama Ma’arif Jateng dan Kamurai Kurobushi, yang awalnya hanya fokus pada kontes pengecatan motor, dan kini berkembang menjadi kompetisi otomotif skala besar.
Pendaftaran dibuka sejak 27 November lalu, dan panitia memberikan tarif khusus bagi pelajar dan peserta lokal Plat G sebesar 50 ribu rupiah, sementara peserta umum dikenakan 80 ribu rupiah.
Pihak SMK Syafi’i Akrom berharap, dari panggung Otocontes lahir talenta otomotif muda yang siap bersaing professional, baik di industri bengkel kreatif maupun kompetisi tingkat nasional., (Inez - DIrhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4953 |
Hits Hari ini |
: | 2425 |
Pengunjung Online |
: | 1 |