
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan tengah mempersiapkan salah satu agenda besar, yaitu Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilaksanakan pada bulan Juni hingga Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program nasional yang digelar setiap sepuluh tahun sekali untuk mengumpulkan data ekonomi secara menyeluruh dari seluruh lapisan masyarakat.
Statistisi Ahli Muda BPS Kota Pekalongan, sekaligus Ketua Tim Statistik Distribusi dan Ketua Pelaksana Sensus Ekonomi 2026, Nurul Kurniasih, menyampaikan bahwa untuk memastikan seluruh warga Kota Pekalongan terdata dengan baik, BPS membutuhkan sekitar 350 petugas sensus. Proses rekrutmen petugas ini direncanakan berlangsung pada Februari 2026. Para petugas nantinya akan bertugas mendatangi rumah-rumah warga dan pelaku usaha untuk melakukan pendataan ekonomi secara langsung.
Berbeda dari sensus sebelumnya, pendataan kali ini tidak lagi menggunakan kertas dan pensil, melainkan berbasis aplikasi digital. Oleh karena itu, calon petugas diwajibkan memiliki kemampuan bekerja sama, jujur, bertanggung jawab, mampu berkomunikasi dengan baik, serta melek teknologi. Selain itu, mereka juga harus memiliki telepon pintar yang sesuai dengan spesifikasi teknis yang dibutuhkan di lapangan.
BPS Kota Pekalongan berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota dalam bentuk sosialisasi, penyebaran informasi, dan penyediaan fasilitas lapangan. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan data secara lengkap dan jujur. Partisipasi semua pihak sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat demi mendukung pembangunan daerah yang lebih baik. (Opix - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4799 |
Hits Hari ini |
: | 258 |
Pengunjung Online |
: | 1 |