
Upaya menumbuhkan toleransi di kalangan generasi muda, terus digencarkan Forum Kerukunan Umat Beragama atau FKUB Muda Jawa Tengah. Melalui sebuah program yang diberi nama Sekolah Kerukunan, FKUB Muda membuka ruang belajar lintas agama bagi mahasiswa, pelajar, dan kalangan akademisi muda.
Ketua Bidang Pengembangan SDM FKUB Muda Jateng, Ragil Pungkasana menyampaikan, pendaftaran telah dibuka sejak 27 November 2025, dan panitia menargetkan seratus peserta.
Sekolah Kerukunan resmi telah diluncurkan pada 28 November lalu, di Pura Agung Giri Nata Semarang. Program ini dirancang menjadi wadah dialog dan diskusi lintas agama, agar anak muda lebih memahami perbedaan dan mampu menjaga kerukunan.
Peserta berusia 20 hingga 30 tahun, cukup mendaftar dengan KTP, mengisi formulir kesediaan, serta membuat esai bertema kerukunan. Mereka yang lolos seleksi nantinya akan dikukuhkan sebagai relawan perdamaian.
Kelas akan digelar secara daring setiap Sabtu dan Minggu, dengan narasumber dari Kesbangpol Jateng, Kemenag, FKUB Jateng, serta para pemuka agama. Program ini diharapkan menjadi gerakan nyata anak muda Jawa Tengah, untuk membangun toleransi dan mencegah konflik sosial di masa depan., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4958 |
Hits Hari ini |
: | 700 |
Pengunjung Online |
: | 1 |