
Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan kembali, tentang pentingnya kejujuran data, dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah. Pesan itu disampaikan Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid, saat memimpin Rapat Evaluasi Kinerja BUMD Triwulan IV, di Ruang BPKAD lantai dua, Kamis 4 Desember.
Aaf mengingatkan, laporan kinerja yang tampak baik, tidak akan berarti, jika tidak mencerminkan kondisi nyata di lapangan.
Walikota mencontohkan pelayanan PDAM, yang secara laporan keuangan mencatat peningkatan laba, namun keluhan warga tentang air keruh dan aliran air yang tidak lancar, masih sering muncul.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik harus menjadi ukuran utama, bukan hanya angka–angka dalam laporan. Sektor keuangan BUMD juga menjadi sorotan. Tingginya kredit macet atau NPL, dinilai perlu langkah penanganan yang lebih serius dan terukur.
Wali Kota Aaf memastikan, pengawasan ketat akan terus dilakukan,agar tata kelola BUMD tetap berintegritas, dan manfaatnya benar–benar dirasakan masyarakat Kota Batik., ( Adam- Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4920 |
Hits Hari ini |
: | 2271 |
Pengunjung Online |
: | 1 |