
Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu As-Salam Pekalongan, menerapkan metode Student-Led Conference (SLC), sebagai pendekatan baru, dalam evaluasi pembelajaran.
Dalam metode ini, siswa mempresentasikan sendiri perkembangan belajar mereka, selama satu semester, di hadapan orang tua dan wali kelas. SLC menjadi ciri khas sekolah, dalam menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan refleksi diri siswa, terhadap proses belajar yang telah mereka jalani.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Hidayati Hasina kepada Radio Kota Batik menjelaskan, SLC mencakup penyampaian capaian akademik, hafalan Al-Qur’an (tahfiz), serta kegiatan pengembangan diri.
Semua itu disusun dalam bentuk slide presentasi, berisi portofolio siswa. Setiap siswa diberikan waktu 15 menit, untuk memaparkan hasil belajarnya, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, yang memungkinkan orang tua memberikan apresiasi, maupun masukan secara langsung.
Pelaksanaan SLC dilakukan di ruang kelas masing-masing, dengan pendampingan wali kelas dan tim dokumentasi. Suasana dibuat lebih personal, dengan melibatkan keluarga sebagai audiens utama, sehingga tercipta komunikasi yang positif dan mendalam, antara siswa dan orang tua.
Hidayati menambahkan, metode ini tidak hanya menampilkan nilai akhir, tetapi juga menekankan pada proses dan pengalaman belajar siswa., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4812 |
Hits Hari ini |
: | 4701 |
Pengunjung Online |
: | 1 |