
Upaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di Kota Pekalongan, terus menunjukkan hasil positif. Pemkot Pekalongan kini tengah menunggu pengumuman akhir Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat Jawa Tengah, setelah melalui proses uji publik pada November lalu di Semarang.
Kepala Dinas Kominfo Arif Karyadi menegaskan, keberhasilan dalam penilaian KIP bukan hanya milik Dinkominfo, tetapi merupakan buah kerja bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah.
Menurutnya, ketika setiap OPD menjalankan pelayanan informasi secara transparan dan akuntabel. maka kepercayaan publik meningkat, dan nilai penilaian Kota Pekalongan ikut terdongkrak.
Arif kepada Radio Kota Batik menjelaskan, penilaian tahun 2025 dilakukan berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2025.
Beberapa aspek penting yang menjadi tolok ukur antara lain, standar layanan informasi public, kelengkapan daftar informasi, pengecualian data, hingga digitalisasi layanan pemerintahan.
Pada tahap penilaian ketiga, Kota Pekalongan berhasil meraih skor tinggi dengan Presentasi 98, Verifikasi 97,75, serta Visitasi dan Verifikasi 97,81. Capaian ini dianggap sebagai bukti stabilitas kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi—PPID Kota Pekalongan.
Arif juga mengingatkan, tahun sebelumnya Kota Pekalongan meraih nilai akhir 96,03 dan berhasil mempertahankan predikat informative. Tahun ini, Pemkot optimistis nilai tersebut akan semakin meningkat dan kembali membawa Kota Batik, sebagai daerah yang unggul dalam keterbukaan informasi public., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4806 |
Hits Hari ini |
: | 1650 |
Pengunjung Online |
: | 1 |