
hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan, pada Selasa malam, 9 Desember 2025, selama hampir dua jam, sempat membuat sejumlah ruas jalan tergenang banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto menyampaikan, beberapa titik seperti Jalan Parikasit, Jalan Slamet, Jalan Kurinci, serta kawasan Gama Permai dan Gama Asri di Tirto, terendam setinggi 10 hingga 20 sentimeter.
Sementara itu, wilayah Pekalongan Utara mengalami genangan lebih tinggi, mencapai 20 sampai 30 sentimeter. Meski begitu, Budi memastikan bahwa air kini mulai surut, walaupun masih ada sisa-sisa genangan, terutama di Jalan Kurinci dan Jalan Slamet. Hingga saat ini, kondisi banjir masih terkendali dan belum ada warga yang harus mengungsi.
Namun, perhatian kini mengarah ke kawasan Pabean, dimana tanggul di wilayah itu dilaporkan kembali jebol, dan satu unit pompa air milik BSDA tidak berfungsi maksimal, karena kerap mati, dan telah di perbaiki oleh DPU PR.
Saat ini Tim dari BSDA dan Pusdataru sudah berada di lokasi, untuk menangani kondisi tersebut. Di lapangan, tim dari Pemkot Pekalongan, TNI, Polri, relawan dan warga setempat juga terus berupaya melakukan penanggulangan.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD telah mengirimkan logistic untuk dapur umum di Pasirsari. Mengingat prediksi BMKG yang menyebutkan hujan berpotensi lebih deras dalam beberapa hari ke depan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan rutin memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.
Bagi warga yang ingin melaporkan kondisi banjir atau permohonan evakuai, BPBD telah menyediakan call center di nomor (0285) 4151508, atau WhatsApp di 0815 4800 4000., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4922 |
Hits Hari ini |
: | 693 |
Pengunjung Online |
: | 1 |