
Upaya Kota Pekalongan menuju Smart City terus bergerak, namun pemerintah menegaskan pembangunan kota cerdas tidak bisa hanya berbicara soal teknologi. Yang dibutuhkan justru adalah penyamaan visi di antara semua pihak yang terlibat.
Hal inilah yang menjadi fokus dalam Digital Transformation Feedback Forum, yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika di Ruang Buketan, Setda Kota Pekalongan, pada Selasa, 9 Desember lalu.
Forum ini mempertemukan akademisi, praktisi IT, hingga perwakilan organisasi perangkat daerah untuk duduk bersama, mendengar pandangan satu sama lain, dan memastikan bahwa arah transformasi digital Pekalongan bergerak pada jalur yang sama.
Kepala Dinkominfo, Arif Karyadi menegaskan, keberhasilan Smart City bukan ditentukan oleh seberapa canggih teknologinya, tetapi seberapa solid fondasi dan kolaborasi lintas sektor yang membangunnya.
Menurut Arif, masukan yang terkumpul dari forum inilah yang nantinya menjadi rujukan penyusunan kebijakan Smart City. Saat ini, tahapan yang dilakukan pemerintah masih berkutat pada penguatan dasar hukum, serta regulasi pendukung sebelum masuk ke penyediaan infrastruktur teknologi di lapangan.
Arif berharap, penyatuan visi dan komitmen semua elemen menjadi kunci. Dengan begitu, pembangunan Smart City di Kota Pekalongan, benar-benar dapat menjawab tantangan digital dan kebutuhan masyarakat modern., (Adam - DIrhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4957 |
Hits Hari ini |
: | 874 |
Pengunjung Online |
: | 1 |