
Biro Pusat Statistik Kota Pekalongan, menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat sebagai dasar penyusunan anggaran dan kebijakan pembangunan daerah. Pesan ini disampaikan dalam kegiatan Rilis Publikasi dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Aula Dinarpus dan dihadiri puluhan perangkat daerah.
Kepala BPS setempat, Hayu Wuranti, menjelaskan, salah satu indikator strategis yang dibahas adalah Indeks Kemahalan Konstruksi atau IKK, yang menggambarkan besaran biaya pembangunan di suatu wilayah.
Menurut Hayu, IKK dipengaruhi lokasi, akses, bahan bangunan,dan upah tenaga kerja, bukan tingkat kemajuan daerah.
Kota Pekalongan tercatat sebagai daerah dengan IKK tertinggi ketiga di eks wilayah Karesidenan Pekalongan. Hayu menegaskan, pemahaman terhadap indeks ini penting untuk perhitungan anggaran, evaluasi biaya konstruksi antarwilayah, hingga penyusunan Dana Alokasi Umum.
BPS berharap perangkat daerah semakin aktif memanfaatkan data resmi sebagai dasar kebijakan. Sehingga perencanaan pembangunan menjadi lebih presisi, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat.. (Adam – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4841 |
Hits Hari ini |
: | 591 |
Pengunjung Online |
: | 1 |