
Sebagai upaya untuk meningkatkan ketertiban dan kualitas data pembangunan daerah, kembali diperkuat BPS Kota Pekalongan. Sejak akhir Agustus hingga November lalu, BPS merampungkan pembinaan statistik sektoral bagi seluruh perangkat daerah.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pembinaan kali ini lebih menekankan penerapan data yang seragam di lingkungan pemerintah daerah. Agar proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan bisa berjalan lebih presisi.
Statistik Ahli Muda BPS Kota Pekalongan, Sulthoni Syahid Sugito kepada Radio Kota Batik menjelaskan, perangkat daerah dibekali pemahaman mendalam mengenai prinsip Satu Data Indonesia. Mulai dari standar data, penyusunan metadata, hingga penggunaan kode referensi yang sama.
Selain itu, BPS juga menyoroti pentingnya kualitas data, mulai dari relevansi, akurasi, kejelasan interpretasi, ketepatan waktu, hingga kemudahan aksesnya, karena seluruh aspek ini menentukan ketepatan arah kebijakan daerah.
Para peserta juga mempelajari proses bisnis statistik, yang mencakup empat tahapan: perencanaan, desain metodologi, pengumpulan dan validasi, serta penyebarluasan data.
PBSI berharap, melalui pembinaan ini, setiap perangkat daerah memiliki kapasitas yang sama dalam mengelola statistik sektoral, serta lebih transparan dan profesional dalam menyediakan data pembangunan., (Opik – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4918 |
Hits Hari ini |
: | 2462 |
Pengunjung Online |
: | 1 |