
Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan mencatatkan capaian membanggakan dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025. Hingga bulan Desember ini, realisasi PAD Dinperpa telah melampaui target yang ditetapkan, menandai keberhasilan kinerja dinas dalam mengelola unit-unit layanan yang dimiliki.
Kepala Dinperpa Kota Pekalongan, Lili Sulistyawati, menyampaikan bahwa target PAD tahun ini sebesar Rp150 juta telah terlampaui dengan capaian sekitar Rp162 juta. Pendapatan tersebut diperoleh dari berbagai unit layanan seperti Rumah Potong Hewan (RPH), kebun produksi dinas, layanan kesehatan hewan, kandang, serta penjualan hasil kebun dan bibit tanaman.
Lili menegaskan bahwa capaian PAD tersebut tidak berasal dari petani, kelompok tani, maupun program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Semua bentuk pendampingan, fasilitasi produksi, hingga pemasaran bagi petani dan P2L tetap diberikan secara gratis sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa fasilitasi pemasaran hasil pertanian, termasuk melalui Gerakan Pangan Murah dan berbagai agenda dinas lainnya, bertujuan murni untuk membantu petani agar produknya terserap pasar. Dinperpa, kata Lili, berkomitmen memisahkan fungsi pelayanan dan pendapatan daerah, dengan mengedepankan pelayanan sepenuh hati sebagai kunci keberhasilan yang berdampak langsung bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4810 |
Hits Hari ini |
: | 2139 |
Pengunjung Online |
: | 1 |