
Pemerintah Kota Pekalongan terus menunjukkan komitmennya dalam menanggulangi stunting melalui program inovatif bertajuk Ceting Bambu atau Cegah Stunting dengan Bantu Mung Seribu. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Kauman pada Senin, 15 Desember 2025, sebagai bentuk gerakan gotong royong antara aparatur kelurahan dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak yang berisiko stunting.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, menyampaikan bahwa dana yang berhasil dihimpun dari para pegawai Kelurahan Kauman mencapai Rp535 ribu. Ia mengapresiasi semangat kepedulian dan partisipasi para aparatur kelurahan yang secara rutin menyisihkan sebagian rezekinya untuk mendukung kesehatan anak-anak di lingkungan sekitar.
Menurut Balgis, program Ceting Bambu merupakan bentuk inovasi sosial yang menekankan pentingnya kolaborasi, bukan pada besar kecilnya nominal bantuan. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk menyediakan makanan tambahan bergizi bagi anak-anak yang berisiko stunting, dengan sasaran yang telah terdata secara tepat.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Pekalongan berharap kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting semakin meningkat. Dengan keterlibatan aktif dari lingkungan terkecil seperti kelurahan, diharapkan penanganan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masa depan generasi penerus. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3209 |
Pengunjung Online |
: | 1 |