
Yayasan Mentari Sehat Indonesia terus menunjukkan konsistensinya, dalam mendampingi masyarakat terdampak Tuberkulosis atau TB, di Kota Pekalongan. Selama lima tahun terakhir, yayasan ini aktif melakukan edukasi, penemuan kasus, hingga pendampingan pengobatan pasien TB, bersama relawan yang tersebar di seluruh kelurahan.
Ketua Cabang Mentari Sehat Indonesia Pekalongan, Ira Septiawati mengungkapkan, selain fokus pada aspek kesehatan, Mentari Sehat Indonesia juga mulai memperkuat sisi pemberdayaan ekonomi relawan dan penyintas TB.
Menurut Ira, upaya ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan, di tengah tantangan keterbatasan pendanaan program penanganan TB.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Mentari Sehat Indonesia menggelar Seminar Untuk Pemberdayaan Masyarakat Terdampak TB, di Hotel Dafam Pekalongan. Kegiatan ini membekali relawan dan penyintas TB dengan wawasan kebangsaan, serta keterampilan kewirausahaan, agar mampu mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan peran sosialnya.
Ketua Yayasan Mentari Sehat Indonesia, dokter Supriyanto menambahkan, gerakan Mentari Sehat tidak hanya berhenti pada penanganan penyakit. Melalui penguatan kapasitas relawan, yayasan ini ingin melahirkan komunitas yang tangguh, peduli kesehatan, sekaligus berdaya secara ekonomi, sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan jangka panjang., (Anto - DIrhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4952 |
Hits Hari ini |
: | 2610 |
Pengunjung Online |
: | 1 |