
Pengamanan perayaan Natal pada rumah ibadah dan umat menjadi perhatian serius Aparat di Kota Pekalongan. Hal ini terlihat dalam kegiatan monitoring gereja, yang dilakukan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.
Anggota Komisi B DPRD setempat, Taufan Asianto menyampaikan, umat Kristiani tengah mempersiapkan perayaan Natal yang umumnya dilaksanakan pada 24 dan 25 Desember. Meski sebagian jemaat telah merayakan lebih awal karena bertepatan dengan hari Minggu, sebagian besar kebaktian tetap digelar pada dua tanggal tersebut.
Taufan kepada Radio Kota Batik menjelaskan, kapasitas jemaat di setiap gereja berbeda-beda, berdasarkan hasil peninjauan, ada gereja yang mampu menampung hingga seribu lima ratus jemaat. Namun karena keterbatasan daya tampung, sejumlah gereja membagi jadwal perayaan Natal menjadi dua kali ibadah, agar seluruh jemaat dapat mengikuti perayaan dengan nyaman dan aman.
Taufan Asianto mengapresiasi langkah pengamanan yang dilakukan Pemerintah Kota bersama Polres dan Kodim 0710 Pekalongan, yang telah melakukan pengamanan dan sterilisasi sejak beberapa hari sebelum Natal.
Taufan juga mengimbau jemaat untuk mematuhi aturan keamanan, dan merayakan Natal secara sederhana dan khidmat, sebagai bentuk empati atas bencana, yang melanda wilayah Sumatera dan Aceh, sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4803 |
Hits Hari ini |
: | 761 |
Pengunjung Online |
: | 1 |