
Pemkot Pekalongan bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan atau LKP Nisfisano, secara resmi menutup Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha atau PKW Tata Busana Tahun 2025, pada Selasa, 23 Desember 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan, anak putus sekolah dan tidak bekerja, agar memiliki keterampilan kerja sekaligus jiwa kewirausahaan yang mandiri.
Program PKW Tata Busana ini diikuti 20 peserta, dengan total durasi pelatihan 250 jam pembelajaran. Materi pelatihan meliputi teori dan praktik menjahit, pembuatan aneka busana dan tas, serta penguatan kompetensi kewirausahaan, yang diarahkan pada kesiapan membuka usaha sendiri.
Pengelola LKP Nisfisano, Nakiroh menjelaskan, lembaganya sejak 2017, sudah konsisten menyasar masyarakat yang tidak memiliki akses pendidikan formal.
Menurut Nakiroh, kompetensi tata busana dipilih karena sesuai dengan potensi wilayah sekitar, yang banyak memiliki usaha konveksi dan home industry, sehingga membuka peluang kerja dan usaha secara nyata bagi peserta.
Untuk memperkuat kesiapan lulusan, LKP Nisfisano juga menggandeng berbagai mitra, mulai dari perguruan tinggi, UMKM batik lokal, hingga perbankan. Seluruh lulusan Program PKW Tata Busana diarahkan untuk berwirausaha mandiri, baik melalui usaha rumahan, kemitraan UMKM, maupun membuka jasa menjahit sendiri, sebagai kontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja baru., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 4184 |
Pengunjung Online |
: | 1 |