
Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Pekalongan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) yang dinilai efektif dalam membantu anak-anak putus sekolah. Kepala Bidang PAUD dan PNF Dindik Kota Pekalongan, Sherly Imanda Hidayah, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk membekali generasi muda dengan keterampilan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi.
Sherly menjelaskan bahwa setiap tahun Dindik Kota Pekalongan menjalankan dua program utama, yaitu Program Kecakapan Kerja (PKK) dan PKW. PKK bertujuan menyalurkan anak-anak yang tidak bersekolah ke dunia kerja, sementara PKW dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan agar mereka mampu menciptakan usaha mandiri.
Pada tahun 2025, Dindik bekerja sama dengan beberapa lembaga kursus seperti LKP Nisfisano untuk pelatihan tata busana, LKP Inasaba untuk digital marketing, dan LKP A'Nur untuk pelatihan menjahit. Seluruh pelatihan tersebut telah selesai dilaksanakan pada Desember 2025 dengan total peserta mencapai 75 anak putus sekolah dari berbagai wilayah di Kota Pekalongan.
Melalui program ini, Sherly berharap para peserta dapat memiliki bekal keterampilan yang cukup untuk memasuki dunia kerja atau membuka usaha sendiri. Ia menekankan bahwa program PKK dan PKW tidak hanya membantu mengurangi angka putus sekolah, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4917 |
Hits Hari ini |
: | 518 |
Pengunjung Online |
: | 1 |