
Masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, membawa berkah bagi sektor wisata di Kota Pekalongan. Salah satunya dirasakan Museum Batik , dimana selama libur panjang ini, jumlah kunjungan wisatawan tercatat meningkat signifikan, terutama dari pengunjung luar daerah.
Kepala Museum Batik Pekalongan, Nurhayati Sinaga, kepada Radio Kota Batik menyampaikan, lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak tanggal 26 Desember, dan terus berlangsung hingga menjelang pergantian tahun.
Dalam periode tersebut, rata-rata kunjungan mencapai sekitar dua ratus orang per hari, angka ini meningkat tajam, jika dibandingkan dengan hari biasa, yang umumnya hanya berkisar delapan puluh pengunjung per hari.
Menurut Nurhayati, meningkatnya kunjungan dipengaruhi oleh momentum libur panjang, serta tingginya minat masyarakat untuk mengenal batik, sebagai warisan budaya milik bangsa Indonesia.
Tak hanya berdampak pada jumlah pengunjung, peningkatan ini juga berkontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
Museum Batik Pekalongan mencatat realisasi PAD dari retribusi tiket sudah melampaui target. Yakni mencapai seratus empat persen, Atau naik sekitar delapan juta rupiah, dari target yang telah ditetapkan Pemkot Pekalongan., (Inez – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4812 |
Hits Hari ini |
: | 4982 |
Pengunjung Online |
: | 1 |