Pengalaman berharga dirasakan oleh peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tata Busana di LKP Nisfisano, Kota Pekalongan. Salah satunya adalah Dhanies Mafahinu Putri, warga Kelurahan Kandang Panjang, yang untuk pertama kalinya mengikuti pelatihan menjahit selama 250 jam pembelajaran. Program ini menjadi langkah awal baginya untuk mengenal dan mendalami dunia tata busana.
Dhanies mengaku bahwa sebelum mengikuti pelatihan, ia sama sekali belum memiliki pengalaman menjahit, bahkan belum pernah menyentuh mesin jahit. Namun, dalam waktu sekitar satu bulan pelatihan intensif, ia berhasil membuat berbagai jenis busana seperti kebaya, outer, daster, rok, dan celana panjang. Kemajuan ini menjadi bukti bahwa pelatihan yang diberikan mampu membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam waktu singkat.
Menurut Dhanies, tantangan terbesar selama pelatihan adalah ketepatan waktu dan perhitungan pola busana. Peserta dituntut teliti dalam menyesuaikan pola dengan bentuk tubuh agar hasil jahitan tetap rapi dan nyaman dipakai. Proses ini menjadi pelajaran penting dalam menjaga kualitas produk serta melatih ketelitian dan kesabaran dalam bekerja.
Tak hanya keterampilan teknis, Dhanies juga mendapatkan pembekalan kewirausahaan, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pengelolaan toko daring, hingga teknik pemasaran dan pengemasan produk. Dengan bekal tersebut, ia kini merasa lebih percaya diri dan optimistis untuk mengembangkan usaha fashion secara mandiri setelah menyelesaikan pelatihan. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4959 |
Hits Hari ini |
: | 4031 |
Pengunjung Online |
: | 1 |