Memasuki awal tahun 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Pekalongan terpantau relatif stabil. Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan, sebagian lainnya justru turun dibandingkan akhir tahun lalu.
Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop UKM setempat, Fitria Yuliani Kartika mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan kondisi harga bahan pokok masih cukup terkendali. Bahkan, sejumlah komoditas hortikultura mengalami penurunan harga yang signifikan.
Menurut Fitria, harga beras medium dan beras premium tercatat stabil, masing-masing bertahan di kisaran Rp.13.500 hingga Rp. 14.900 per kilogram. Minyak goreng curah juga tidak mengalami perubahan. Sementara itu, minyak goreng premium, telur ayam ras, dan daging ayam ras mengalami kenaikan tipis di awal tahun ini.
Sebaliknya, harga cabai dan bawang merah justru turun cukup tajam, Cabai rawit merah, cabai keriting, serta bawang merah mengalami penurunan seiring pasokan yang mulai normal. Sedangkan harga gula pasir masih stabil, tetapi daging sapi tercatat turun tipis dibandingkan Desember lalu.
Fitria menjelaskan, lancarnya pasokan dan distribusi menjadi faktor utama terkendalinya harga. Dindagkop-UKM memastikan, pemantauan akan terus dilakukan. Serta koordinasi dengan distributor diperkuat, guna mengantisipasi lonjakan harga di pasaran., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4917 |
Hits Hari ini |
: | 1824 |
Pengunjung Online |
: | 1 |