
Persoalan sampah di Kota Pekalongan, perlahan mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah Kota mencatat, pengelolaan sampah saat ini telah mencapai sekitar 60 persen. Namun, target yang dibidik jauh lebih tinggi.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid menegaskan, kunci peningkatan capaian tersebut ada pada optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle atau TPS-3R yang telah dibangun.
Menurut Wali Kota yang akrab disapa Aaf, seluruh TPS-3R yang beroperasi penuh akan mendorong lonjakan signifikan dalam pengelolaan sampah kota.
Wali Kota optimistis, bahwa angka pengelolaan bisa menembus 70 hingga 80 persen, sebuah capaian yang dinilai realistis untuk kota dengan aktivitas ekonomi dan kepadatan tinggi.
Namun di balik target ambisius itu, Pemkot masih dihadapkan pada persoalan klasik. Keterbatasan anggaran akibat berkurangnya Dana Alokasi Umum menjadi tantangan utama dalam mempercepat pengelolaan sampah secara menyeluruh.
Karena itu, Wali Kota Aaf berharap adanya dukungan program dari pemerintah pusat. Dukungan tersebut dinilai penting, agar pengelolaan sampah tidak hanya berhenti pada target angka, tetapi benar-benar berdampak pada kebersihan lingkungan dan kualitas hidup warga., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3217 |
Pengunjung Online |
: | 1 |