
Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menegaskan, pentingnya pelatihan penjamah pangan, bagi seluruh pengelola dan relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Pelatihan tersebut menjadi syarat wajib, sebelum SPPG dapat beroperasi penuh, dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis atau MBG.
Pelatihan terbaru digelar di SPPG Merak, Selasa 6 Januari 2026. Ada sebanyak enam SPPG mengikuti kegiatan ini, yakni SPPG Kandang Panjang, dua SPPG Poncol, SPPG Panjang Baru, SPPG Panjang Wetan, dan SPPG Gamer. Peserta merupakan penjamah pangan yang terlibat langsung dalam proses pengolahan makanan.
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan setempat, Maysaroh kepada Radio Kota Batik menyebutkan, dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan enam materi utama tentang pengelolaan pangan yang aman.
Materi meliputi pemilihan bahan pangan, tata cara penyimpanan, proses pengolahan makanan yang matang sempurna, kebersihan dapur, pengemasan dan penyajian makanan di ompreng, hingga distribusi makanan ke sekolah.
Maysaroh menegaskan, pelatihan penjamah pangan merupakan salah satu syarat utama, penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi atau SLHS, sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional. Dengan pembekalan ini, setiap SPPG diharapkan siap beroperasi dan mampu menyajikan makanan yang aman, sehat, serta layak konsumsi bagi penerima manfaat., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4921 |
Hits Hari ini |
: | 1310 |
Pengunjung Online |
: | 1 |