
Pemkot Pekalongan, menutup tahun anggaran 2025 dengan catatan positif. Sebab Pendapatan Asli Daerah atau PAD tak sekadar mencapai target, tapi juga melampauinya.
Dari target Rp 298, 44 miliar, realisasi PAD tercatat Rp 306, 93 miliar, atau tembus 102, 84 persen. Angka ini bukan hanya statistik saja, tapi sinyal menguatnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah setempat, Cayekti Widigdo menyampaikan, capaian tersebut lahir dari kerja kolektif seluruh perangkat daerah, serta meningkatnya kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dan retribusi.
Menurut Cayekti, ketika warga patuh, dan pemerintah konsisten, maka keuangan daerah menjadi lebih stabil dan terukur, Sektor pajak daerah masih menjadi tulang punggung PAD.
Dari target Rp 140, 25 miliar, realisasi pajak mencapai Rp140, 73 miliar, atau 100, 34 persen. Meski sebagian besar jenis pajak sudah sesuai target, namun pemerintah mengakui masih ada potensi yang perlu dioptimalkan lagi.
Selain pajak, kontribusi signifikan juga datang dari pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pos lain-lain PAD yang sah. Beberapa di antaranya bahkan melampaui target, sehingga memperkuat struktur pendapatan daerah.
Capaian PAD 2025 menjadi modal penting bagi Kota Pekalongan, Namun sekaligus menjadi pengingat, bahwa tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, memperluas basis pajak, dan memastikan setiap rupiah kembali pada pelayanan publik., ( Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4843 |
Hits Hari ini |
: | 3969 |
Pengunjung Online |
: | 1 |