
Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, saat ini tengah memfokuskan monitoring program jambanisasi, yang bersumber dari Baznas Kota dan Baznas Provinsi Jawa Tengah. Bantuan ini menyasar masyarakat, yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.
Sanitarian Muda Dinas Kesehatan setempat, Maysaroh menuturkan, calon penerima bantuan dari Baznas terlebih dahulu diverifikasi di lapangan. Verifikasi dilakukan untuk memastikan penerima masih memenuhi kriteria, termasuk status kepemilikan lahan dan kebutuhan fasilitas jamban.
Menurut Maysaroh, hasil monitoring menunjukkan bantuan jambanisasi, dari Baznas Kota di Kecamatan Pasir Kraton Kramat telah terealisasi sepenuhnya. Sementara bantuan dari Baznas Provinsi masih bertahap karena pencairan anggaran baru dilakukan, dengan batas waktu penyelesaian hingga akhir Februari 2026.
Maysaroh juga mencatat adanya kendala terhadap validitas data DTKS. Tidak seluruh warga dalam data memenuhi syarat sehingga diperlukan verifikasi ulang. Meski demikian, program jambanisasi dinilai sangat penting bagi masyarakat rentan, dan diharapkan program ini ke depannya dapat terus berlanjut., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4921 |
Hits Hari ini |
: | 677 |
Pengunjung Online |
: | 1 |