
Kebijakan potongan tarif tiket kereta api dari PT Kereta Api Indonesia, dinilai memberi dampak lebih luas. Tak hanya meringankan biaya perjalanan, tetapi juga membuka akses transportasi publik yang lebih adil bagi berbagai kelompok masyarakat.
Salah satu pengguna fasilitas reduksi tarif, Komisaris Polisi Pujiono, yang kini menjabat Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti Polrestabes Semarang, mengaku kebijakan ini sangat membantu mobilitasnya.
Pujiono kepada Radio Kota Batik menjelaskan, dengan adanya potongan tarif, membuat perjalanan menggunakan kereta api menjadi lebih efisien, nyaman, dan tepat waktu.
Pujiono menilai, peningkatan layanan kereta api turut memperkuat manfaat kebijakan tersebut. Bahkan, kualitas kereta kelas ekonomi kini dinilai jauh lebih baik, dan hampir setara dengan kelas di atasnya.
Pujiono yang telah memanfaatkan program reduksi tarif, selama enam hingga tujuh tahun terakhir, dan berharap kebijakan ini terus berlanjut.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop Empat Semarang, Luqman Arif menambahkan, reduksi tarif diberikan kepada kelompok penumpang tertentu, yang telah memenuhi persyaratan.
Di antaranya lansia, penyandang disabilitas, anggota TNI dan Polri, Legiun Veteran Republik Indonesia, wartawan, civitas akademika, hingga pondok pesantren yang menjalin kerja sama resmi dengan KAI.
Melalui kebijakan ini, KAI menegaskan komitmennya mendorong penggunaan transportasi publik, yang aman, terjangkau, dan inklusif. Informasi lengkap mengenai reduksi tarif dapat diakses melalui media sosial resmi KAI, pada akun instagram @kai121_., (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4825 |
Hits Hari ini |
: | 2869 |
Pengunjung Online |
: | 1 |