
Penyuluh Pertanian Kecamatan Pekalongan Utara terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani yang berupaya mengelola lahan mangkrak menjadi lahan produktif. Salah satu contoh nyata terlihat di kawasan Pantaisari, di mana lahan yang sebelumnya terbengkalai kini berhasil ditanami jagung dan berbagai jenis sayuran.
Penyuluh Pertanian Pekalongan Utara, Lazim Sofi, menyampaikan bahwa antusiasme petani menjadi modal utama dalam pengembangan lahan. Menurutnya, lahan yang sebelumnya tergenang rob kini mulai mengering dan tidak lagi asin, sehingga memungkinkan untuk ditanami tanaman pangan. Kondisi ini membuka peluang baru bagi petani untuk meningkatkan hasil produksi.
Lazim menuturkan, pendampingan dilakukan secara menyeluruh mulai dari teknis budi daya, pengendalian hama, pembibitan, hingga pemasaran hasil panen. Ia juga mendorong penerapan pola tanam sela dengan sayuran agar petani tetap memiliki pendapatan rutin sebelum masa panen jagung tiba. Dengan cara ini, petani dapat menjaga keberlanjutan ekonomi keluarga sekaligus memaksimalkan lahan yang ada.
Lebih lanjut, Lazim menambahkan bahwa peluang pemanfaatan lahan tidur masih terbuka luas di Kota Pekalongan. Selama ada kesiapan dan semangat dari petani, pendampingan akan terus diberikan agar lahan-lahan tidak produktif dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah. Upaya ini diharapkan mampu mendukung kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Anto - Ozy)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 2596 |
Pengunjung Online |
: | 1 |