
Dinas Sosial P2KB Kota Pekalongan bersama Taruna Siaga Bencana atau Tagana bergerak cepat memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak banjir. Sejak Sabtu pagi, 17 Januari 2026, bantuan sarapan mulai didistribusikan ke lokasi-lokasi pengungsian, seiring meningkatnya jumlah pengungsi, terutama di Kecamatan Pekalongan Barat.
Penanggung jawab Dapur Umum Dinsos setempat, Elly Sumaryanti menjelaskan, pendistribusian sarapan dilakukan lebih awal, sambil mempersiapkan operasional dapur umum.
Dapur umum mulai berproduksi penuh pada Ahad pagi, dengan kapasitas seribu dua ratus hingga seribu lima ratus porsi. Jumlah ini meningkat menjadi sekitar 2000 porsi, pada Senin, 19 Januari.
Sebanyak enam belas titik pengungsian di Kota Pekalongan, telah menerima distribusi makanan. Konsentrasi terbesar berada di Kecamatan Pekalongan Barat, serta wilayah Klego, Setono, Pasirsari Pasir Kraton Kramat, Podosugih, dan Bendan Kergon. Pendistribusian melibatkan Tagana, relawan, serta dukungan lintas unsur.
Elly menambahkan, menu yang disajikan disesuaikan dengan kondisi darurat, praktis dan cepat saji, namun tetap bervariasi. Mulai dari mi goreng dengan telur, tempe tahu goreng dengan capcay, hingga nugget.
Dapur umum akan terus beroperasi selama masa pengungsian berlangsung. Meski di tengah keterbatasan, sebagian petugas dan relawan juga terdampak banjir, dan kelelahan akibat tingginya intensitas pelayanan., (Anto – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4919 |
Hits Hari ini |
: | 3520 |
Pengunjung Online |
: | 1 |