
Dalam menyusun arah pembangunan daerah ke depan, Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah atau Bapperida Kota Pekalongan, menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2027, kegiatan berlangsung di Ruang Buketan Sekretariat Daerah , Pada Selasa, 20 Januari 2025, dan melibatkan berbagai unsur masyarakat serta organisasi kemasyarakatan.
Wali Kota Achmad Afzan Arslan Djunaid menyampaikan, sejumlah program prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan, di antaranya digitalisasi layanan, pembangunan infrastruktur yang belum optimal, serta penanganan banjir dan persoalan sampah. Aspirasi dari masyarakat sangat dibutuhkan, agar arah pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan lapangan.
Wali Kota Aaf juga mengungkapkan, tantangan keterbatasan anggaran daerah, saat ini kemampuan keuangan, berada di angka sekitar 835 miliar rupiah, jauh menurun dibandingkan tahun 2025, yang mencapai lebih dari 1,90 triliun rupiah. Meski begitu, Pemkot berkomitmen menjaga agar anggaran sektor pelayanan, dasar seperti kesehatan, sosial, dan pendidikan tetap menjadi prioritas.
Wali Kota Aaf berharap, pada tahun 2027 seluruh program pembangunan dapat berjalan lebih lancar, didukung sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat. Seluruh perangkat daerah diminta untuk tetap menjaga semangat kerja, meski anggaran terbatas, mengingat pascabanjir masih banyak pekerjaan rumah, seperti perbaikan jalan dan infrastruktur yang rusak.. (Adam - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4800 |
Hits Hari ini |
: | 2890 |
Pengunjung Online |
: | 1 |