
Di tengah bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Pekalongan, Palang Merah Indonesia (PMI) cabang setempat, hadir sebagai salah satu garda terdepan dalam upaya kemanusiaan. Sejak awal kejadian, PMI sudah langsung bergerak cepat, memberikan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak.
Hal ini disampaikan Petugas Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) UDD PMI, Muhammad Fahmi, sejak hari Sabtu 17 Januari 2026, PMI telah menerjunkan personel ke lokasi banjir untuk membantu proses evakuasi warga.
Dengan mengutamakan keselamatan jiwa, petugas PMI turut mengevakuasi masyarakat dari kawasan terdampak menuju tempat yang lebih aman. Memasuki fase pengungsian, fokus PMI kini, diarahkan pada pelayanan kesehatan di posko-posko pengungsian. Personel PMI secara aktif memberikan pemeriksaan Kesehatan, pertolongan pertama, serta pendampingan bagi pengungsi yang mengalami keluhan akibat banjir dan kondisi lingkungan pengungsian.
Fahmi menegaskan, keterlibatan PMI dalam penanganan banjir ini bukan hanya bersifat sementara, tetapi juga di seluruh kegiatan kemanusiaan, akan terus dilakukan secara berkelanjutan hingga pemerintah mencabut masa tanggap darurat penanganan banjir, yang ditetapkan selama 14 hari.
Melalui langkah nyata di lapangan, PMI Cabang Kota Pekalongan, berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat terdampak, memastikan kebutuhan dasar dan kesehatan pengungsi tetap terpenuhi hingga situasi kembali normal., (Inez – Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4918 |
Hits Hari ini |
: | 1952 |
Pengunjung Online |
: | 1 |