
Sebanyak 23 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Pekalongan Barat tercatat terdampak banjir, menjadikannya kawasan dengan dampak terparah dibanding wilayah lain di Kota Pekalongan. Selain itu, lima PAUD terdampak berada di wilayah Pekalongan Utara, dan satu lembaga di wilayah timur. Wilayah selatan dilaporkan tidak mengalami dampak banjir.
Menyikapi kondisi tersebut, HIMPAUDI Kota Pekalongan bersama pengurus kecamatan dan sejumlah lembaga PAUD menggelar aksi bersih-bersih serta penyaluran bantuan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan ini melibatkan para pendidik PAUD yang secara sukarela turun langsung membantu pemulihan sarana pembelajaran pascabanjir.
Ketua HIMPAUDI Kota Pekalongan, Mustaqimah, menjelaskan bahwa penggalangan donasi telah dilakukan sejak sepekan terakhir. Bantuan yang dihimpun meliputi alat kebersihan, konsumsi bagi relawan, serta dukungan tenaga untuk lembaga yang membutuhkan pembersihan. HIMPAUDI juga mengajukan bantuan lanjutan ke PW HIMPAUDI Jawa Tengah guna mendukung pemulihan lembaga dan pendidik.
Mustaqimah menambahkan, sebagian PAUD masih menerapkan pembelajaran daring, sementara beberapa lembaga mulai kembali melaksanakan kegiatan belajar sesuai kondisi lingkungan. Ia berharap pemerintah dapat menyiapkan solusi jangka panjang bagi PAUD di wilayah rawan banjir agar proses pendidikan anak usia dini tetap berjalan aman dan berkelanjutan. (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4801 |
Hits Hari ini |
: | 3290 |
Pengunjung Online |
: | 1 |