
Berdasarkan pemantauan harga dari minggu pertama hingga minggu keempat Januari 2026, harga kebutuhan pokok masyarakat di Kota Pekalongan terpantau relatif stabil. Bahkan, sejumlah komoditas mengalami penurunan harga, seperti cabai, bawang merah, bawang bombay, daging ayam ras, dan telur ayam ras. Kondisi ini memberikan sedikit angin segar bagi masyarakat di tengah situasi pascabanjir.
Komoditas yang mengalami penurunan cukup signifikan antara lain cabai rawit merah dari Rp 46.000 menjadi Rp 40.500 per kilogram, cabai rawit hijau dari Rp 40.700 menjadi Rp 35.000, serta cabai merah keriting dari Rp 37.800 menjadi Rp 34.000. Penurunan juga terjadi pada bawang merah, bawang bombay, daging ayam ras, dan telur ayam ras, meski dalam jumlah yang lebih kecil.
Sementara itu, hanya dua komoditas yang mengalami kenaikan harga, yaitu gula pasir curah dan bawang putih. Gula pasir naik dari Rp 16.700 menjadi Rp 17.000 per kilogram, sedangkan bawang putih naik dari Rp 35.900 menjadi Rp 36.500. Kenaikan ini tergolong sangat kecil, hanya sekitar 2%, dan belum berdampak besar terhadap daya beli masyarakat.
Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop UKM Kota Pekalongan, Fitria Yuliani Kartika, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan harga dan memastikan distribusi barang kebutuhan pokok berjalan lancar. Ia berharap tren stabil ini dapat terus bertahan, terutama menjelang bulan-bulan dengan potensi kenaikan permintaan seperti Ramadan. (Ozy - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4947 |
Hits Hari ini |
: | 93 |
Pengunjung Online |
: | 1 |