
Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, mencatat sejumlah penyakit mulai menyerang warga di titik-titik pengungsian banjir. Keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan petugas medis, meliputi gatal-gatal atau penyakit kulit, diare, dan batuk disertai pilek, akibat kondisi lingkungan yang lembab dan keterbatasan air bersih.,
Kabid Kesehatan Masyarakat, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes setempat, Dokter Dita Rasnasuri menjelaskan, tingginya mobilitas warga yang keluar masuk air banjir, memicu peningkatan permintaan obat luar seperti salep kulit.
Untuk mengantisipasi kelangkaan obat, pihak Dinkes telah menerima dropping bantuan obat-obatan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, yang kini telah disalurkan ke empat belas Puskesmas.,
Dokter Dita mengimbau para pengungsi, untuk tetap menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS, meski dalam kondisi keterbatasan. Pihaknya memastikan, petugas medis dari seluruh Puskesmas, terus disiagakan untuk memberikan pengobatan gratis, di posko-posko yang belum surut hingga saat ini., (Anto - Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4802 |
Hits Hari ini |
: | 3206 |
Pengunjung Online |
: | 1 |