Meski banjir masih melanda Kota Pekalongan, distribusi bahan pokok di pasaran dipastikan tetap berjalan lancar. Kepala Bidang Perdagangan Dindagkop UKM setempat, Fitria Yuliani Kartika menyampaikan, hingga saat ini ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, masih dalam kondisi aman dan stabil.
Menurut Fitria, komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging sapi, ikan, hingga tahu dan tempe, belum mengalami gangguan pasokan maupun lonjakan harga.
Di tingkat pedagang, harga beras medium tercatat sekitar 13 ribu 500 rupiah per kilogram, sementara beras premium dijual Rp. 14.900 rupiah per kilogram. Untuk minyak goreng, harga minyak curah berada di angka 18.000 rupiah, minyak goreng premium Rp. 21.000 , dan Minyak Kita sekitar Rp. 17 ribu.
Fitria kepada Radio Kota Batik menjelaskan, stabilnya harga bahan pokok ini, dipengaruhi pasokan yang masih mencukupi, seiring daerah-daerah produsen, yang tengah memasuki masa panen.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain seperti gula pasir curah dan bawang putih, mengalami kenaikan harga. Namun, kenaikannya masih tergolong ringan, yakni sekitar dua persen.
Menghadapi peningkatan kebutuhan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri, Pihak Dindagkop UKM memastikan akan memperketat pemantauan harga, serta pengawasan barang beredar di pasaran.
Hingga saat ini, operasi pasar belum dilakukan, karena harga dinilai masih terkendali. Namun jika terjadi gejolak, pemerintah daerah siap melakukan intervensi, dengan berkoordinasi bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 3112 |
Pengunjung Online |
: | 1 |