
Banjir yang melanda Kota Pekalongan, belum menunjukkan tanda-tanda surut. Hingga Rabu pagi, 28 Januari 2026, genangan air di sejumlah ruas jalan utama masih cukup tinggi.
Kepala Bidang Informatika dan Komunikasi Publik Dinkominfo setempat, Dimas Arga Yudha menyebutkan, ketinggian air di Jalan Samanhudi, serta Jalan Sutan Syahrir Pasirsari, Pekalongan Barat, dengan ketingggian mencapai sekitar 50 sentimeter, sehingga mengganggu aktivitas warga.
Dampak banjir ini memaksa ratusan warga mengungsi, berdasarkan data terbaru dari BPBD setempat per pukul 10 pagi. Kecamatan Pekalongan Barat menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak, mencapai 519 jiwa yang tersebar di delapan titik pengungsian.
Pengungsi menempati sejumlah fasilitas umum, mulai dari Aula Kecamatan Pekalongan Barat, aula eks kelurahan Kraton Kidul, mushola Darul naim Kramat Sari, hingga TPQ Madinatuluulm Pasirsari. Dari ratusan pengungsi tersebut, sebagian besar merupakan kelompok rentan, terdiri dari balita, anak-anak, dan lansia.
Pemkot Pekalongan terus melakukan pemantauan kondisi banjir, dan pengungsian, sembari memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, sambil menunggu air benar-benar surut dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4800 |
Hits Hari ini |
: | 5419 |
Pengunjung Online |
: | 1 |