
Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Pekalongan, berdampak langsung pada panen durian di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Produksi durian tahun ini tercatat menurun tajam, Namun, para petani setempat tak tinggal diam. Mereka justru fokus menjaga kualitas agar cita rasa durian Lolong,tetap menjadi incaran penikmat durian.
Kepada Radio Kota Batik, Kepala Desa Lolong, Salah Udin mengatakan, para petani durian mendapat pendampingan dari Dinas Pertanian setempat. Untuk meningkatkan mutu durian unggulan, salah satu upaya yang dilakukan adalah teknik okulasi, atau sambung pucuk, yakni mengawinkan durian lokal dengan durian premium dari luar daerah.
Menurut Salah Udin, durian lokal Lolong disambungkan, dengan varietas unggulan seperti Musang King dan Durian Duri Hitam. Teknik ini diharapkan mampu menghasilkan durian dengan rasa lebih legit, kualitas buah yang lebih baik, sekaligus lebih tahan terhadap serangan hama.
Salah Udin menegaskan, meskipun jumlah panen tahun ini berkurang, petani tetap diminta menjaga konsistensi rasa. Sebab kualitas yang terjaga, justru dapat mendongkrak nilai jual durian Lolong, karena stok terbatas namun cita rasanya tetap unggul.
Dampak dari berkurangnya panen juga membuat Festival Durian Lolong tahun ini,terpaksa batal digelar. Meski begitu, pecinta durian tak perlu khawatir, Durian khas Desa Lolong tetap bisa dinikmati langsung dari kebun para petani, dengan rasa yang tetap menjadi kebanggaan daerah., (Dirhamsyah)







Pengunjung Hari ini |
: | 1 |
Total Pengunjung |
: | 4966 |
Hits Hari ini |
: | 5244 |
Pengunjung Online |
: | 1 |